Macam-macam Kesinian Karawang


1. Jaipongan
Salah satu tari sunda yang terkenal adalah Tari Jaipong yang merupakan tarian memadukan hampir seluruh gerakan tubuh (tangan, kaki, kepala, pinggul,dlsb) gerakannya sangat mobile dan dinamis (agresif) menunjukan semangat dan gesitnya urang Sunda dalam melalui hidupnya. Diawali dari Pencak Silat dan kemudian dikembangkan menjadi Jaipong.


2.  Odong-Odong
Odong-odong atau Sisingaan tetap menjadi pilihan kebanyakan Warga Karawang sebagai hiburan untuk meramaikan pesta khitanan atau sunatan putranya. Seperti yang dilakukan Warga Desa Karyamukti, Kec Lemahabang pada hari Rabu 12 Agustus kemarin (liat pada foto). Sang pengantin sunat diarak keliling kampung. Selain untuk memberikan hadiah bagi Sang Putra yang disunat, sekaligus juga untuk memberitahukan kepada warga lainnya bahwa anaknya tersebut sudah disunat. Di Karawang sendiri tersebar beberapa Grup Kesenian Odong-Odong, terutama di daerah Cilamaya Kulon dan Lemahabang. Odong-odong atau Sisingaan sendiri merupakan kesenian khas Jawa Barat asal Subang.

3.  Tanjidor
Seni Tanjidor yang merupakan salah satu kesenian khas Kabupaten Karawang, Jawa Barat, terancam punah, karena generasi muda kurang meminati kesenian tradisional itu, terlebih usia para pegiatnya terbilang tua.

seni Tanjidor sudah ada di Karawang sejak tahun 1945 dan mengalami kejayaan atau populer pada tahun 1970-an. Kemudian, satu per satu grup seni Tanjidor di Karawang menghilang. Hingga kini, grup seni Tanjidor itu hanya satu grup, yakni di Rengasdengklok.

4. Engrang
Egrang adalah permainan tradisional Indonesia yang belum diketahui secara pasti dari mana asalnya, tetapi dapat dijumpai di berbagai daerah dengan nama berbeda-beda seperti : sebagian wilayah Sumatera Barat dengan nama Tengkak-tengkak dari kata Tengkak (pincang), Ingkau yang dalam bahasa Bengkulu berarti sepatu bambu dan di Jawa Tengah dengan nama Jangkungan yang berasal dari nama burung berkaki panjang. Egrang sendiri berasal dari bahasa Lampung yang berarti terompah pancung yang terbuat dari bambu bulat panjang. Dalam bahasa Banjar di Kalimantan Selatan disebut batungkau. Egrang terbuat dari batang bambu dengan panjang kurang lebih 2,5 meter. Sekitar 50cm dari bawah, dibuat tempat berpijak kaki yang rata dengan lebar kurang lebih 20cm. Cara memainkannya adalah dengan berlomba berjalan menggunakan egrang tersebut dari satu sisi lapangan ke sisi lainnya. Orang yang paling cepat dan tidak terjatuh dialah pemenangnya.

5. Topeng Banjet
Hasil penelitian, Topeng Banjet Bang Pendul memiliki peranan sebagai media upacara, hiburan dan tontonan sekaligus objek pelengkapan hasil kolektif masyarakat dengan segenap latar belakang kehidupannya. Topeng Banjet Bang Pendul masih memegang adapt kebiasaanya Kehadirannya dapat dijadikan sebagai pembawa berkah, menghindari malapetaka, bahkan sebagai media terapi. Topeng Banjet Bang Pendul berdasarkan fungsinya sebagai sarana upacara, sarana hiburan dan tontonan. Hal ini dapat dilakukan baik secara individual maupun komunal. Sistem pengelolaan Topeng Banjet Bang Pendul di Kecamatan Tempuran Karawang pada dasarnya mengacu pada tahapan manajemen pertunjukkan seni. Hal ini ditimbulkan dengan adanya tahapan prapenyelenggaraan, penyelengaraan dan kegiatan akhir penyelenggraan Topeng Banjet Bang Pendul. Dalam hal ini Topeng Banjet Bang Pendul dapat dikatakan suatu proses kegiatan manajemen.

6. Wayang Golek
Seni Wayang Golek adalah bentuk pertunjukan boneka kayu dengan ukiran berkarakter Sunda. Pertunjukan ini biasanya dilakukan malam hari mulai pukul 22.00 hingga dini hari atau sekitar pukul 04.00, mengambil cerita dari evos Ramayana karya Valmiki atau Mahabrata karya Vyasa. Kesenian ini kerap dipergelarkan dalam rangka perayaan khitanan atau perkawinan. Pada perkembangannya, pertunjukan wayang golek ini pun kerap dipentaskan untuk event peresmian sebuah gedung atau institusi atau dalam event ulang tahun sebuah institusi.

7. kecapi biola
Seni ini terdiri atas kecapi salendro, rebab, kendang, serta goong. Instrumen ini dibutuhkan untuk mengiringi seorang juru kawih; kadang-kadang dalam pertunjukannya cukup hanya sebuah pertunjukan instrumentalia saja

Itulah postingan tentang Macam-macam Kesinian Karawang dan jika ada yang ingin disampaikan tinggalkan komentar...

0 komentar:

Poskan Komentar - Back to Content

 
Selamat datang di Karawang Community, semoga artikelnya bermanfaat untuk kalian dan jangan lupa tinggalkan komentar...